Profil Desa
Pusat informasi dan referensi Desa Sinduwati
Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem Provinsi Bali
Alamat : Jl Raya Sinduwati - Semarapura Kode Pos : 80864
November
2026
Dibuka
129 kali
Sinduwati.web.id - Komitmen terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput kembali diwujudkan melalui kegiatan pelayanan kesehatan terpadu. Pada hari Jum'at, 6 November 2026, Banjar Dinas Kikian sukses menggelar kegiatan Posyandu rutin yang menyasar dua kelompok usia rentan sekaligus, yaitu balita dan lansia (lanjut usia).
Kegiatan yang sarat akan kepedulian sosial dan kesehatan ini dipusatkan di Balai Banjar Dinas Kikian, yang sejak pagi hari telah dipadati oleh warga setempat dengan antusiasme yang tinggi.
Pelaksanaan Posyandu di Balai Banjar Dinas Kikian dinilai sangat strategis dan representatif. Balai banjar yang terletak di tengah permukiman warga ini memiliki akses jalan yang mudah dijangkau dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan bermotor. Ruangan balai banjar yang luas, terbuka, serta memiliki sirkulasi udara yang baik, memberikan kenyamanan tersendiri bagi para ibu, balita, maupun kakek-nenek yang hadir.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan, berbagai sarana dan prasarana peralatan Posyandu disiapkan secara optimal oleh kader kesehatan bersama tenaga medis, di antaranya:
Peralatan Antropometri Balita: Terdiri dari timbangan digital bayi, danci (timbangan injak anak), alat ukur panjang badan (infantometer), dan pita LILA (Lingkar Lengan Atas) untuk mendeteksi dini risiko gizi buruk.
Peralatan Pemeriksaan Lansia: Mencakup tensimeter digital untuk pengukuran tekanan darah, alat cek gula darah sewaktu (GDS), asam urat, kolesterol, serta termometer.
Sarana Pendukung Administrasi: Meja pendaftaran, buku pencatatan register harian, KMS (Kartu Menuju Sehat), serta Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) untuk memantau grafik tumbuh kembang anak secara berkala.
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam kegiatan Posyandu balita adalah distribusi Pemberian Makanan Tambahan (PMT). PMT bukan sekadar pembagian makanan ringan biasa, melainkan intervensi gizi strategis yang memegang beberapa peran penting:
Pemenuhan Gizi Mikro dan Makro: PMT dirancang secara spesifik dengan menu lokal tinggi protein hewani (seperti telur, ikan, atau ayam) guna mencukupi kebutuhan nutrisi harian balita yang belum tercukupi dari makanan rumah tangga.
Stimulasi Nafsu Makan dan Edukasi Ibu: Menu PMT yang bervariasi dan menarik dapat merangsang selera makan anak. Di sisi lain, jenis makanan yang diberikan menjadi contoh nyata (role model) bagi para ibu tentang bagaimana menyusun menu sehat dan bergizi seimbang dari bahan pangan lokal.
Pencegahan Stunting Jangka Pendek: Dengan memastikan asupan kalori dan protein anak tercukupi setiap bulannya, potensi terjadinya hambatan pertumbuhan dapat dicegah lebih awal.
Selain memantau tumbuh kembang anak, Posyandu di Banjar Dinas Kikian juga memberikan perhatian serius kepada warga lanjut usia melalui Posyandu Lansia. Pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi lansia memiliki urgensi yang tinggi karena beberapa alasan utama:
Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM): Seiring bertambahnya usia, risiko terserang hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan gangguan asam urat meningkat. Melalui cek tensi dan kadar darah di Posyandu, penyakit-penyakit ini dapat terdeteksi sebelum menimbulkan komplikasi berat.
Pemantauan Kondisi Fisik dan Kebugaran: Lansia mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung mengenai keluhan kesehatan harian yang mereka rasakan, seperti nyeri sendi atau gangguan tidur.
Meningkatkan Kualitas Hidup (Well-being): Kehadiran di Posyandu memberikan ruang interaksi sosial bagi para lansia. Interaksi dengan sesama warga terbukti efektif dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi risiko stres atau depresi di usia senja.
Dalam kesempatan tersebut, Bidan Desa yang mendampingi jalannya kegiatan memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif masyarakat Banjar Dinas Kikian. Beliau menekankan bahwa upaya pencegahan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan saja, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dari keluarga dan lingkungan masyarakat.
"Pencegahan stunting harus dimulai sedini mungkin, bahkan sejak bayi masih dalam kandungan (1000 Hari Pertama Kehidupan). Melalui Posyandu hari ini, kita bisa memantau berat dan tinggi badan balita secara akurat setiap bulan. Jika ada anak yang grafiknya mulai mendatar atau turun, kita bisa langsung melakukan intervensi cepat sebelum jatuh pada kondisi stunting. Keteraturan ibu membawa anak ke Posyandu adalah kunci utama keberhasilan pencegahan ini," ungkap Bidan Desa dalam arahannya.
Beliau juga berpesan kepada para lansia agar senantiasa menjaga pola makan rendah garam dan gula, serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang hadir di tengah-tengah banjar ini setiap bulannya.
Kegiatan Posyandu di Banjar Dinas Kikian pada Jum'at, 6 November 2026 ini ditutup dengan sesi konsultasi gizi, penyerahan PMT, serta pemberian susu formula penunjang kesehatan bagi balita yang menghadiri kegiatan. Diharapkan, sinergi yang kuat antara warga, kader posyandu, dan tenaga medis ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat Banjar Dinas Kikian yang sehat, produktif, dan bebas stunting.

Populasi Desa Sinduwati
Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
BELUM MENGISI
TOTAL
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
BELUM MENGISI
TOTAL
Br Dinas


ADIB MAULANA
25 Oktober 2026 11:47:41
Kegiatan yang sangat bermanfaat! Evaluasi dan pendampingan langsung seperti ini tentu akan meningkatkan...