Profil Desa
Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem Provinsi Bali
Alamat : Jl Raya Sinduwati - Semarapura Kode Pos : 80864
Oktober2026
Dibuka
130 kali
Sinduwati.web.id - Menjelang perayaan Hari Suci Saraswati yang jatuh pada hari ini, Jumat, 30 Oktober 2026, suasana di Desa Sinduwati tampak begitu semarak dan penuh khidmat. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan elemen masyarakat bahu-membahu melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan dan mempersiapkan berbagai sarana prasarana ibadah di kantor desa.
Kegiatan kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas pembersihan fisik, melainkan wujud nyata pengamalan nilai-nilai kebersamaan dan rasa syukur umat Hindu dalam menyambut turunnya ilmu pengetahuan.
Sejak pagi hari pukul 08.00 wita, jajaran perangkat desa bersama anggota BPD dan para kader KPM serta warga tampak membaur harmonis bersama warga di area padmasana, ang berada di lingkungan desa. Kehadiran lengkap unsur pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan ini menunjukkan kuatnya koordinasi serta sinergi dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.
Para anggota BPD turun langsung mendampingi warga dalam penataan lingkungan, sementara para kader KPM—yang sehari-hari aktif mengawal pembangunan sumber daya manusia dan kesehatan desa—juga tampak energik membantu penyiapan sarana upacara, mulai dari penyiapan bahan dan penataan penjor hingga kebersihan lingkungan sekitar.
Kepala Desa Sinduwati dalam keterangannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang solid ini. Menurutnya, gotong royong ini merupakan esensi dari budaya Lelampahan dan Sagilik-Saguluk Salunglung Sabayantaka (sehati dan sepemikiran).
"Keterlibatan aktif dari perangkat desa, rekan-rekan BPD, kader KPM, hingga seluruh warga membuktikan bahwa semangat kebersamaan di Desa Sinduwati sangat terjaga. Ini adalah wujud nyata gotong royong yang tidak hanya melestarikan tradisi spiritual, tetapi juga memperkuat ikatan sosial kita," ujarnya.
Sinergi yang erat antara unsur pemerintahan, lembaga desa, dan masyarakat ini menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat, mempererat tali silaturahmi, sekaligus memastikan seluruh rangkaian upacara Hari Raya Saraswati dapat berjalan dengan lancar, bersih, dan khusyuk.
Hari Raya Saraswati yang diperingati setiap 210 hari sekali pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung memiliki arti yang sangat penting bagi umat Hindu.
Dewi Pengetahuan: Hari Saraswati diidentikkan dengan turunnya ilmu pengetahuan suci kepada umat manusia melalui manifestasi Sang Hyang Widhi Wasa dalam wujud Dewi Saraswati, dewi kesucian, ilmu pengetahuan, seni, dan sastra.
Simbol dan Filosofi: Dalam penggambarannya, Dewi Saraswati sering kali divisualisasikan berwajah cantik, bertangan empat yang masing-masing memegang kropaka (lontar/buku ilmu pengetahuan), akshamala (tasbih/alat pengenangan), vina (alat musik simbol seni), dan lencana teratai. Kendaraannya adalah angsa (simbol kebijaksanaan untuk memilah yang baik dan buruk) dan merak (keindahan estetika).
Pemujaan Sumber Ilmu: Pada hari suci ini, umat Hindu memuja manifestasi Tuhan sebagai sumber segala pengetahuan. Tradisi utama yang dilakukan adalah menyucikan pustaka, lontar, kitab suci, serta alat-alat tulis atau sarana pembelajaran dengan cara menghaturkan banten (sesajen) khusus Saraswati.
Larangan Membaca/Menulis Sembarangan: Selama hari Saraswati (khususnya hingga tengah hari), umat dilarang menulis atau membaca buku-buku duniawi tanpa dilandasi kesadaran spiritual, sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap ilmu pengetahuan. Esok harinya dilanjutkan dengan upacara Banyun Pinaruh, yaitu pembersihan diri secara lahir dan batin dengan memohon tirta suci di sumber air.
Melalui kegiatan gotong royong yang dimotori oleh perangkat desa, BPD, kader KPM, dan warga Desa Sinduwati ini, nilai-nilai luhur Hari Raya Saraswati—yakni pencerahan pikiran dan penyucian diri melalui ilmu pengetahuan—telah tercermin secara nyata dalam tindakan sosial. Semangat kebersamaan ini menjadi inspirasi bahwa ilmu pengetahuan sejati tidak hanya dipelajari dari lembaran kitab, tetapi juga diaplikasikan melalui kepedulian nyata terhadap sesama, lingkungan, dan keharmonisan hidup bermasyarakat.

Populasi Desa Sinduwati
Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
BELUM MENGISI
TOTAL
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
BELUM MENGISI
TOTAL
Br Dinas


ADIB MAULANA
25 Oktober 2026 11:47:41
Kegiatan yang sangat bermanfaat! Evaluasi dan pendampingan langsung seperti ini tentu akan meningkatkan...